Jakarta, The Royal Indonesia TV - Tahun ini genap 15 tahun reformasi Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan lima pikiran reflektifnya terkait reformasi. Pikiran-pikiran tersebut disampaikan pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama pimpinan lembaga pers, pemimpin redaksi, serta wartawan Istana, di Istana Negara, Selasa (16/7) petang. Kelima pertanyaan kritis tersebut adalah, pertama, soal sistem ketatanegaraan dan distribusi kekuasaan. Kedua, kesinambungan demokrasi, stabilitas, dan pembangunan. Ketiga, hubungan antara negara, pemerintah, dan masyarakat. Keempat, perjalanan bangsa menuju negara maju. Kelima, tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Hadir pula dalam acara ini Wapres Boediono dan sejumlah menteri. Tausyiah Ramadan disampaikan tokoh pendidikan Arief Rahman
Posted By : Lensa Jakarta


Tidak ada komentar:
Posting Komentar